NGAWI, GARDAPUBLIK.CO – Jembatan adalah infrastruktur penting yang memiliki fungsi strategis untuk menghubungkan wilayah satu dengan yang lainnya, terutama di desa-desa yang memiliki sungai atau rawa yang melintang di jalan. Sehingga mempermudah mobilitas warga, mempercepat jarak tempuh, meghemat waktu dan biaya perjalanan.
Pemerintahan Desa Sidorejo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi juga saat ini sedang melaksanakan pembangunan kembali jembatan lama Tahap II di Dusun Ngemplak yang sudah rusak akibat termakan usia. Melalui pemanfaatan Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2025, pembangunan jembatan Tahap II ini merupakan kelanjutan dari Tahap pertama, yang bertujuan untuk menyelesaikan atau menyempurnakan pekerjaan yang telah dilakukan di tahap pertama, dan ini bisa berupa penyelesaian bagian-bagian yang belum selesai seperti pengecatan/finishing, pembangunan abutment/tiang penyangga, atau penyempurnaan konstruksi guna mencapai panjang jembatan yang diinginkan
Pembangunan jembatan yang memiliki volume 2,5 M x 12 M dengan besaran anggaran senilai Rp. 148.695.000,00 ini, pelaksanaan pengerjaannya dikerjakan dengan melibatkan dan memberdayakan masyarakat setempat dan telah sesuai dengan perencanaan yang sudah tertuang dalam rencana anggaran biaya (RAB) yang ada. Dan pembangunan ini tengah dalam proses pengerjaan dengan target waktu yang telah ditetapkan serta dengan hasil yang maksimal.
Kepala Desa Sidorejo, Suprapto menerangkan jika pembangunan jembatan desa tahap 2 ini mengacu pada fase lanjutan dari pembangunan fisik jembatan, seperti penambahan bentang jembatan, perbaikan struktur, atau penyelesaian aspek-aspek yang belum selesai di tahap sebelumnya. “Di tahap 2 ini juga bisa mencakup penyelesaian detail-detail kecil seperti pemasangan railing, marka jalan, lampu penerangan, dan aspek-aspek lain yang mendukung fungsi dan keamanan jembatan,” ujarnya.
Diwaktu yang sama, Kepala Urusan Perencanaan Desa Sidorejo, Mukhsin Ari Wibowo mengatakan jika tahap 2 ini merupakan tahap akhir dari proyek pembangunan jembatan, di mana semua aspek konstruksi diselesaikan, termasuk pengecekan kualitas, pembersihan lokasi, dan persiapan serah terima proyek. “Penting untuk dicatat bahwa detail dari tahap 2 pembangunan jembatan desa ini akan sangat bergantung pada rencana proyek yang telah dibuat sebelumnya, serta kondisi lapangan yang ada,” ungkapnya lebih lanjut.
(GP/Aay)





