Babinsa Turun ke Sawah, Harapan Panen Petani Klorogan Ikut Tumbuh

 

MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP – Wujud kepedulian terhadap ketahanan pangan terus ditunjukkan aparat teritorial. Babinsa Desa Klorogan Koramil 0803-11/Geger, Serka Paryadi, melaksanakan pendampingan penanaman padi bersama Kelompok Tani Rukun Makmur di Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, sebagai bentuk dukungan nyata kepada petani di wilayah binaannya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan di area persawahan milik warga pada musim tanam kali ini. Kehadiran Babinsa di tengah petani bukan hanya membantu proses tanam, tetapi juga memberikan motivasi agar para petani tetap semangat dalam meningkatkan produksi pertanian.

Serka Paryadi mengatakan, pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Melalui pendampingan ini, kami ingin hadir membantu petani, memberi semangat, serta memastikan proses tanam berjalan baik sehingga hasil panen nantinya bisa maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan, sehingga sinergi antara Babinsa dan kelompok tani perlu terus diperkuat.

Sutrisno, Anggota Kelompok Tani Rukun Makmur menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang selama ini aktif mendampingi petani, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, hingga panen.

Menurutnya, kehadiran Babinsa memberi dorongan moril bagi petani sekaligus membantu mempercepat pekerjaan di sawah, terutama pada masa tanam yang membutuhkan ketepatan waktu.

Pendampingan ini dilakukan sebagai upaya mendukung percepatan tanam, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mewujudkan ketahanan pangan di wilayah. Melalui kebersamaan antara Babinsa dan petani, diharapkan hasil pertanian semakin meningkat dan kesejahteraan petani ikut terangkat.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan gotong royong, mencerminkan sinergi kuat antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan dari tingkat desa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *